Artikel & Blog
Bogor - 30 April 2026. Pelaksanaan ujian praktik mata pelajaran Informatika dengan tertib dan penuh semangat. Kegiatan ini dimulai sejak pagi hari dengan diawali pelaksanaan salat dhuha bersama sebagai bentuk pembiasaan spiritual sebelum memulai ujian praktik.
Setelah itu, para murid melakukan persiapan di kelas masing-masing dan sebagian berada di laboratorium komputer dengan memastikan seluruh perangkat presentasi, seperti laptop dan infokus, telah siap digunakan. Ujian praktik ini menuntut setiap kelompok untuk menyajikan materi presentasi dengan durasi minimal 5 menit dan maksimal 7 menit, sesuai dengan kisi-kisi dan ketentuan yang telah disampaikan sebelumnya oleh guru pengampu.
Pelaksanaan ujian dibagi berdasarkan kelas secara bergelombang. Murid dari kelas 9.1, 9.5, dan 9.8 menjadi kelompok pertama yang tampil, diikuti oleh kelas lainnya secara berurutan hingga seluruh kelas mendapatkan kesempatan presentasi. Suasana kelas tampak kondusif dengan murid yang tampil percaya diri menyampaikan hasil kerja kelompoknya.
Pengawasan ujian dilakukan secara langsung oleh para guru, yaitu Ibu Sri Wahyuningsih, S.Pd untuk kelas 9.1 hingga 9.4, Bapak Jayadi, SE untuk kelas 9.5 hingga 9.7, serta Bapak Dedi Mulyadi, S.Pd.I untuk kelas 9.8 hingga 9.10. Kehadiran para pengawas memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam keterangannya, Ibu Sri Wahyuningsih, S.Pd menyampaikan, “Alhamdulillah, pelaksanaan ujian praktik hari ini berjalan dengan tertib. Murid menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari segi materi maupun kerja sama dalam kelompok.”
Senada dengan hal tersebut, Bapak Jayadi, SE mengungkapkan, “Saya melihat murid cukup percaya diri dalam menyampaikan presentasi. Ini menunjukkan bahwa mereka sudah memahami materi dan mampu mengomunikasikannya dengan baik.”
Sementara itu, Bapak Dedi Mulyadi, S.Pd.I menambahkan, “Ujian praktik ini sangat penting untuk melatih keterampilan abad 21, terutama dalam hal komunikasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi secara bijak.”
Untuk menjaga ketertiban dan fokus selama ujian, murid dilarang membawa handphone, dan seluruh tas dikumpulkan di bagian depan kelas. Hal ini dilakukan guna menciptakan suasana ujian yang jujur dan kondusif.
Ujian praktik Informatika ini tidak hanya menguji pemahaman materi, tetapi juga melatih keterampilan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan berpikir kritis murid dalam menyampaikan ide secara sistematis.
Dengan persiapan yang matang dari rumah dan kedisiplinan selama pelaksanaan, kegiatan ujian praktik hari ini diharapkan dapat memberikan hasil yang optimal sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi seluruh murid. (SS)