Artikel & Blog
Bogor - Rabu, 29 April 2026. Suasana berbeda tampak di lingkungan madrasah pada pelaksanaan ujian praktik mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) hari ini. Para murid dengan penuh semangat menunjukkan kreativitas mereka melalui kegiatan membuat tempat penampungan khusus untuk sampah berupa botol plastik.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh murid yang telah mempersiapkan berbagai bahan daur ulang dari rumah. Botol-botol plastik yang sebelumnya dianggap sebagai limbah, kini diolah menjadi tempat penampungan yang fungsional sekaligus menarik. Beragam desain pun dihasilkan, mulai dari bentuk sederhana hingga kreasi inovatif dengan hiasan warna-warni yang memikat.
Ujian praktik ini tidak hanya menilai aspek keterampilan dan kreativitas, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang bekas. Para murid terlihat antusias dalam setiap proses, mulai dari perencanaan, perakitan, hingga penyelesaian hasil karya mereka.
“Kreativitas adalah kunci untuk mengubah hal sederhana menjadi sesuatu yang luar biasa dan bermanfaat.”
Salah satu guru penguji, Hj. Ikah Atikah, M.Pd.I, memberikan apresiasi terhadap hasil karya murid. Ia menyampaikan bahwa kreativitas yang ditunjukkan sangat beragam dan mencerminkan kemampuan dalam mengolah limbah menjadi sesuatu yang bermanfaat. “Murid menunjukkan ketelitian dan ide yang menarik. Ini bukan hanya tentang keterampilan, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Fuzi Fauziah, S.Pd.I selaku guru pembimbing juga mengungkapkan kebanggaannya. Ia menilai kegiatan ini mampu menumbuhkan sikap tanggung jawab sekaligus inovasi pada diri murid. “Melalui ujian praktik ini, murid belajar bahwa barang bekas dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai guna. Ini penting untuk membentuk karakter peduli lingkungan,” tuturnya.
“Dari botol bekas lahir kesadaran baru: menjaga bumi dimulai dari langkah kecil yang kreatif.”
Pelaksanaan ujian praktik berlangsung tertib dan lancar dengan pengawasan langsung dari guru mata pelajaran. Hasil karya murid nantinya akan dimanfaatkan di lingkungan madrasah sebagai sarana pengelolaan sampah botol plastik yang lebih tertata.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para murid dapat terus mengembangkan kreativitas serta menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.(SS)